Tampilkan postingan dengan label wisata batu hiu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata batu hiu. Tampilkan semua postingan

11.06.2015

Travelling & Adventure at Green Canyon - Pangandaran

sonny septian host traventure man
Hampir sepekan, Sonny Septian menjelajahi kawasan Pangandaran hingga Green Canyon bersama kami...team Go Green Canyon. Menjelajahi semua kawasan, mencicipi kuliner lokal, mengenal budaya setempat, menggeluti aktivitas nelayan dan mencoba banyak hal menarik dan menantang lainnya untuk disajikan kepada anda dalam tayangan program Traventure Man - MNC TV Channel 98 dalam 4 episode berturut-turut pada Desember 2015 mendatang. Tapi apa saja yang terjadi dibalik layar??? Akan Kami kisahkan saat ini juga disini..

1# Menyusuri Pantai Pangandaran

melintasi bagan-bagan para nelayan di pantai timur pangandaran
Kami sudah di Pangandaran Kang, semua kru menginap di Hotel Menara Laut, informasi dari Adit, salah satu kru MNCTV memberi kabar kepada kami yang dari pagi sudah standby di lokasi. Kami perlu istirahat dulu sejenak, dan kita bisa ketemu nanti pukul 10.00 di lobby, lanjut Adit. Hari ini kita langsung explore Pangandaran ya Kang.. tambahnya menegaskan jadwal hari pertama di Pangandaran.

Delapan jam perjalanan Jakarta - Pangandaran, mereka semua pasti merasakan penat dan jet lag. Tapi ini bukan berarti alasan untuk mengulur waktu. Hari pertama yang ringan-ringan saja ya Kang, mohon dimaklumi kami sudah habis duluan di jalan.. yup!!.. hari ini cukup keliling pantai timur Pangandaran dengan perahu dan area Cagar Alam & Taman Wisata Alam saja, dengan aktivitas ringan snorkeling dan tracking di beberapa Gua Alam di Taman Wisata Alam Pangandaran

2# Eksplorasi Gua-Gua di Taman Wisata Alam

gua lanang taman wisata alam
Ditemani oleh Kang Diran yang tahu bener tentang seluk beluk di Cagar Alam dan Taman Wisata Alam Pangandaran, Host Traventure-Man, Sonny Septian mendapat banyak informasi dan wawasan baru di kawasan konservasi Pangandaran ini. Beberapa keunikan dari bentukan alam stalagtit dan stalagmit yang menyerupai bentuk anak laki-laki yang baru disunat, hingga batu yang bisa dimainkan sebagai alat musik layaknya angklung.

gua lanang pangandaran gua parat pangandaran

3# Belajar Selancar di Pantai Batu Karas

belajar surfing di batu karas
"Son!!.. udah pernah nyoba surfing?!!", "emmhh... belum sih, tapi gue orangnya gampang bisa kok.." hehehe.. sip.. biar lebih mahir lagi, nanti akan ditemani sama rekan kami Kang Ayui selama berselancar di pantai Batu Karas. Satu sampai dua jam kita latihan, selanjutnya silahkan surfing sendiri sampe magrib... seloroh Kang Ayui ke Sonny meyakinkan kepada kita semua kalo surfing ini memang menyenangkan dan bikin lupa waktu kalo udah lengket banget sama papan selancar.

Sebelum ke laut, sedikit ada pelatihan dasar di darat dengan papan selancar latihan. Mulai melatih posisi mengayuh, duduk dan bergerak berdiri sekaligus belajar keseimbangan menjaga badan biar gak jatuh. Termasuk juga cara bagaimana menghindar jika di depan ada orang lain saat kita meluncur bareng ombak.

Gak butuh waktu lama, juga karena Sonny gak sabaran keburu langsung nyebur laut. Mumpung pas cuaca lagi terik dan panas-panasnya, kelaut sekalian surfing sambil ngadem.

surfing di pantai Batu Karas
Dan memang terbukti kata Kang Ayui, sesi pengambilan gambar udah usai tapi masih aja gak bergeming nunggu ombak bareng para peselancar lainnya. Bukan cuma orang lokal, beberapa turis mancanegara dan anak-anak disatukan oleh papan dan ombak di pantai Batu Karas.

peselancar batu karas Kang Ayui peselancar lokal pantai batu karas

4# Menjaring Ikan di Ombak Batu Hiu

Nelayan Batu Hiu
Tidak hanya aktivitas yang berbau adventure yang di shoot untuk melengkapi acara Traventure-Man, mengenal masyarakat lokal melalui kegiatan mencari ikan di pantai Batu Hiu pun sangat menarik perhatian, menjaring ikan di antara ombak dan karang. Boleh kan Kang kita bertukar peran sejenak, saya akan menggantikan sebentar berperan sebagai nelayan lokal. Tapi diajarin dulu ya Kang..

Tidak kurang satu jam lamanya, Sonny Septian berkutat dengan jaring, ombak dan panasnya matahari di tepian pantai Batu Hiu. "Ughh.. rupanya gak mudah juga yah menjaring ikan di ombak yang besar seperti ini.." komentar Sonny memberikan apresiasi mendalam kepada setiap nelayang yang berjuang mencari nafkah keluarganya di pantai Batu Hiu.

5# Melepas Anak Tukik ke Lautan Bebas

anak penyu laut
Muatan pendidikan dan pesan lingkungan akan disampaikan pada program ini melalui tayangan pelepasan Tukik yang telah berumur 6 bulan, cukup untuk bertarung di lautan lepas dari kejaran ikan, burung dan predator lainnya. Penyu Hijau dengan umur tersebut telah memiliki cangkang yang keras dan gerakan lebih lincah.

pelepasan penyu hijau di batu hiu tukik anak penyu laut

5# Body Rafting di Green Canyon

persiapan body rafting
Puncaknya ada di sini, Body Rafting di Green Canyon. Waktu bener-bener molor gak karuan.. berangkat dari pagi bisa sampe dermaga menjelang magrib, makan siangpun bergeser sekalian makan malam. Tidak saja Sonny Septian yang menjadi sorotan utama sebagai Adventure Man yang menikmati Body Rafting... semua kru film gak kalah dan ketinggalan. Green Canyon dan Body Rafting emang seru abis...

body rafting adventure body rafting di Green Canyon

6# Kuliner khas Pangandaran dan Green Canyon


Ini dia, batu akik kepala lobster!!... hahahaha kelakar Sonny sambil menunjukkan tangannya yang penuh dengan kepala lobster.. lengkap sudah petualangan dari Pangandaran hingga Green Canyon ditutup dengan Botram Dinner, penyajian masakan ala-ala Sunda tidak mengurangi keceriaan dan keakraban selama proses shooting untuk Adventure-Man. Semua team lebih menyatu dan akrab di depan 10 kg lobster dari Pangandaran yang di bakar gurih.... makannn!!!

Sekian dulu ya Gaess... kisahnya.. sengaja gak ditampilin semuanya.. karena pasti lebih asik tunggu tanggal mainnya di MNC TV Channel 98 - Adventure Man nanti pada bulan Desember setiap Minggu pukul 20.00 WIB selama sebulan penuh berturut-turut untuk 4 episode.... Adventure Man!!!..... Saiiiikkkkk!!!!


Testimony untuk Go Green Canyon

Explore Pangandaran
open trip explore bromo

10.10.2015

Tiga Hari Dua Malam Wisata Pangandaran - Green Canyon

paket wisata 3 hari 2 malam di Pangandaran hingga Green Canyon
Pengalaman Seru bersama teman sekantor selama tiga hari dua malam menjelajahi kawasan Pangandaran (Pantai Timur dan Taman Laut Pangandaran), Cagar Alam dan Taman Wisata Alam Pananjung, pantai Batu Hiu, pantai Batu Karas dan Green Canyon (Cukang Taneuh). Menginap satu malam di Pangandaran dan semalam di pantai Batu Karas, dengan berbagai macam aktivitas dan kegiatan, menyatukan hubungan kerja lebih harmonis lagi setelah kembali ke dunia kerja sehari-hari.

Kisah perjalanan selama tiga hari ini sebagai acuan dan ilustrasi untuk Paket Wisata Green Canyon - Pangandaran 3N2D. Kami sajikan informasi perjalanan pertema kegiatan dan bisa menjadi panduan rencana agenda wisata anda selama di Pangandaran hingga Green Canyon.

1# Selama Perjalanan Jakarta - Pangandaran

berbagai permainan yang tidak membosankan selama perjalanan
Perjalanan Jakarta - Pangandaran, dimulai dari hari Jum'at pagi. Perjalanan selama kurang lebih delapan jam kali ini sangat menyenangkan dan tidak membosankan, karena ada team kreatif dari kantor yang mengemas berbagai permainan dan kuis yang melibatkan semua penumpangnya. Seruuuu dan pecah.. banjir hadiah, banjir tepuk tangan dan tawa canda meriah.

Karena mempertimbangkan agar bisa tetap menjalankan shalat Jum'at buat peserta yang Muslim, perjalanan akan berhenti untuk istirahat di Liwet Asep Stoberi Nagrek, makan siang dan sekaligus shalat Jum'at di Nagrek. Persis menemukan lokasi rumah makan yang lengkap dengan semua itinerary kita.  Meski berwisata tetapi tetap menjalankan perintah Tuhan yang utama.

2# Semalam di Pangandaran

kolam renang arnawa hotel
Selepas Magrib rombongan sudah masuk gerbang Pangandaran, dan langsung menuju penginapan untuk istirahat dan mengumpulkan energi persiapan acara besoknya yang cukup padat dan menguras energi. Kami memilih Hotel Arnawa Pangandaran,  yang memenuhi syarat kenyamanan untuk pelayanan dan fasilitas dan sanggup menampung cukup banyak pengunjung.

Berenang malam, sebelum istirahat.. sepertinya tidak bisa begitu saja mengabaikan beningnya air kolam renang, menceburkan badan yang penat sepertinya adalah satu-satunya pilihan yang bijak dari pada langsung terlelap di keheningan malam.

3# Menyongsong pagi di Pantai Timur Pangandaran

menyaksikan sunrise di pantai timur pangandaran
Selepas subuh, beberapa orang dari seluruh rombongan bergegas menuju Pantai Timur Pangandaran. Tidak seluruhnya mengikuti acara jalan pagi ini, dan lebih memilih terlelap dibalik selimut hangatnya. Tidak menjadi soal, karena seluruh rangkaian kegiatan dibikin sesantai mungkin dan peserta berhak untuk memilih bagian mana yang akan diikuti atau tidak.

di Pantai Timur Pangandaran, tidak saja mendapatkan pemandangan elok saat mentari pagi sedang menyembul pelan dari peraduannya, juga menyaksikan aktivitas para nelayan Pangandaran yang sudah mulai beraksi mempersiapkan jaring dan mengumpulkan ikan di tepian pantai.

4# Mengarungi Samudra Pangandaran

menerjang gelombang laut pantai timur pangandaran
Setelah sarapan pagi di Hotel, semua peserta nampak lebih bugar dan segar dengan istirahat yang nyaman dan cukup. Lengkap dengan pakaian lebih santai tapi tetap terlindung oleh cream tabir surya untuk menjaga kulit tersengat matarahi langsung, dan karena satu hari ini lebih banyak diluar ruangan untuk aktivitas yang lebih seru.

Agenda pertama adalah menyusuri Pantai Timur Pangandaran dengan perahu wisata. Alhamdulillah cuaca cukup bersahabat, langit biru cerah dan laut dalam kondisi lebih jernih. Jika sebelumnya hujan, kondisi kejernihan air laut akan terpengaruh secara langsung, agak keruh dan mempengaruhi keindahan panorama underwater.

5# Snorkeling di Taman Laut

Snorkeling di Taman Laut Pantai Timur Pangandaran
Beberapa spot unik di sepanjang Pantai Timur kami kunjungi, seperti Batu Layar dan Batu Buaya sebagai salah satu fenomena alam yang cukup unik, batuan yang terkikis oleh angin dan ombak laut sehingga menyerupai bentuk tertentu yang kita kenal. Tapi jelas bahwa di perairan ini tidak ada Buaya beneran..sooo.. jangan kuatir yaa..

Setiap perahu wisata yang beroperasi di pantai Pangandaran, sudah melengkapi perlengkapannya untuk aktivitas Snorkeling. Tiap orang akan mendapatkan Life Jacket, Gogle dan Snorkel, dibayarkan dengan satu paket lengkap Pangandaran Underwater.

Pada awalnya sih, beberapa orang agak ragu-ragu.. bener neh mau nyebur di tengah-tengah perairan? amankah? bagaimana kalo ada hiu? buaya? hehheehe tapi begitu satu dan dua orang berani memulai, lebih-lebih mulai dikerumuni oleh ikan-ikan hias berbagai ukuran dan warna. Satu persatu menyusul meninggalkan perahu yang kosong penumpangnya.. asiikkkk euyyy.. seumur-umur belum pernah berenang bareng ikan-ikan... layaknya Deni Manusia Ikan kita...

6# Jelajah Taman Wisata Alam dan Cagar Alam Pangandaran

dikedalaman gua lanang pangandaran
Tak cukup mudah mengajak mereka yang asik berenang dan menyelam mengamati ikan dan pemandangan bawah laut Pangandaran. Tapi masih cukup banyak aktivitas dan destinasi lainnya yang harus dikunjungi hari ini sesuai rencana. Meski terasa enggan, akhirnya terkumpul juga di perahu masing-masing. Empat perahu kembali menyalakan mesin dan melaju, bukan untuk kembali ke hotel tapi berlabuh di pantai pasir putih Taman Wisata Alam dan Cagar Alam Pangandaran.

Selanjutnya kita akan memasuki kawasan konservasi satwa liar, melalui pintu masuk Gua Parat. Gua yang terbentuk oleh proses alam yang disebut Gua Karst. Perlengkapan penerangan untuk memasuki gua juga sudah dipersiapkan, dan perjalanan dipandu oleh Kang Diran yang mengenal seluk beluk gua berikut sejarah historisnya. Berbagai macam pertanyaanpun bergulir deras dari para rombongan, dan dijawab satu-persatu agar tidak jadi penasaran lagi..

Tidak saja hanya gua Karst, tapi gua-gua Jepang peninggalan sejarah perang dunia kedua juga cukup banyak tersebar di area TWA dan Cagar Alam Pananjung. Sejarah kerajaan dan masuknya Islam melengkapi khazanah pengetahuan baru tentang Pangandaran, juga dengan kehidupan satwa liar yang secara langsung dan lebih dekat dengan pengunjung, memudahkan kami mengabadikan dengan kamera pocket atau kamera hp masing-masing.

7# Pantai Ganas Yang Elok di Batu Hiu

tepat untuk santai dan rilex di batu hiu
Perjalanan berikutnya adalah menuju Batu Karas, untuk check in penginapan. Tapi diantara perjalanan Pangandaran - Batu Karas, kita tidak akan melewatkan destinasi yang tak kalah ciamiknya dengan pantai-pantai yang lain, pantai Batu Hiu namanya. Ombak pantai Batu Hiu terkenal ganas, cukup tinggi dan deras bergulung menerjang tajamnya batuan karang padas di sepanjang garis pantainya.

Pantai yang tidak aman untuk berenang, tapi sangat nyaman untuk bersantai dan berphoto selfie atau groupie. Tengah hari tepat matahari memancarkan teriknya, gerah dan panas. Tapi karena sekeliling pantai Batu Hiu cukup teduh, suasana siang enak pas banget nongkrong di warung-warung dan menikmati makan siang atau sekedar menikmati satu buah kelapa segar.

di Pantai Batu Hiu, tidak benar-benar nyata ada Hiu disini. Diambil namanya karena ada beberapa batu karang karena proses pengikisan menampakkan dirinya mirip dengan sirip ikan hiu, dan akhirnya diabadikan dalam sosok patung Hiu dengan mulut menganga lebar, sekaligus sebagai pintu masuk lokasi yang unik.

8# Bersama Penyu di Pelestarian Biota Laut Batu Hiu

lebih dekat dengan penyu laut
Setelah cukup nyaman bersantai di pantai, semua rombongan bergerak dengan jalan kaki tidak lebih dari 500 meter menuju Pusat Penangkaran Penyu Batu Karas yang diwadahi oleh Kelompok Konservasi Biota Laut - Batu Karas.

Rombongan ditemui langsung oleh pendiri serta inisiatornya, Pak Didin dan berdialog seputar sejarah pendiriannya hingga visi kedepannya untuk pelestarian biota laut. Diakhir diskusinya pak Didin mempersilahkan semua orang untuk memegang dan berfoto langsung dengan beberapa penyu pilihan yang aman untuk bertemu dengan manusia.

9# Malam ke Dua di Pantai Batu Karas

surfing di batu karas
Malam kedua di Batu Karas, sengaja kita memilih penginapan di Pondok Cowet, Batu Karas. Suasananya jelas beda dengan Pangandaran yang ramai dengan hiruk pikuk penggiat pariwisata Indonesia. Malam hari di pantai Batu Karas sangat hening dan sepi, untuk keperluan makan malam saja jika kita tidak memesan sebelumnya beberapa restauran yang buka disiang hari sudah tutup. Tapi malam ini kita punya rencana sendiri dengan sajian barbeque untuk santap malam di Batu Karas.

Pantai Batu Karas juga dikenal sebagai pantainya para pemburu ombak, bahkan sudah menjadi pemandangan umum di areal pantai para remaja lokal bahkan anak-anak sudah menenteng papan selancar dan sangat lihai memainkan keseimbangannya diantara pusaran ombak Batu Karas.

10# Body Rafting Green Canyon

serunya body rafting di green canyon
Jangan lupa sarapan, pesan yang sangat penting sebelum melakukan aktivitas body rafting di Green Canyon. Saat perut kosong, sangat memungkinkan terserang kram perut saat berlama-lama dengan air dingin di sungai Cijulang. Dan pagi ini di Villa Pondok Cowet kami sudah mulai aktif dari jam 06.00 dini hari dengan pembuka kegiatan, sarapan pagi nasi goreng ceplok telor... sedaapppnyaa... hehhe

Rombongan meninggalkan penginapan dan sekaligus check out menuju parkir timur Green Canyon, memilih perlengkapan safety yang cocok, mendengarkan briefing teknis tentang keamanan dan kenyamanan dalam aktivitas body rafting dan masing-masing kelompok diantar dengan mobil pickup menuju hulu sungai Cijulang di titik start Guha Bau.

Hampir seharian semua bergembira dari hulu hingga sampai ke Green Canyon, berbagai aksi loncat, menerjang jeram dan riam serta tentu saja berfoto-foto. Tanpa kamera, tentu saja aktivitas Body Rafting akan bisa ditempuh lebih cepat dari jadwal yang seharusnya. Tapi siapa yang bisa nahan tidak ber selfie atau groupie di panorama cantik diantara lembah hijau Green Canyon... keren dan asik mas.. foto-foto...foto-foto... dan jadwal bergeser dari yang seharusnya...

11# Penutup Kegiatan di Banyu Sagara

makan siang di banyu sagara
Setengah hari bertempur dengan adrenalin dan sejuknya air sungai Cijulang sudah pasti menguran tenaga dan energi. Setelah kembali ke dermaga Cisereuh, semua rombongan bersih-bersih dan berganti pakaian dan siap kembali ke Jakarta. Setelah makan siang dengan menu lokal di rumah makan Banyu Sagara, usai juga perjalanan yang menyenangkan selama tiga hari di Pangandaran hingga Green Canyon... sampai jumpa di petualangan berikutnya... salam...

Gallery Kegiatan Wisata

ngarai hijau green canyon indonesia menyaksikan panorama underwater pangandaran
Explore Pangandaran
open trip explore bromo

8.30.2015

Pantai Karang Tajam Batu Hiu

wisata pantai batu hiu
Ombaknya ganas dan batu karangnya tajam, tapi pantai Batu Hiu tempat yang nyaman untuk bersantai
Pantai Batu Hiu, ombaknya cukup besar menghantam dan mengikis batu-batu karang yang berada di pinggiran pantai sehingga membentuk sosok sirip ikan Hiu, sosok batu inilah yang menjadi alasan nama pantai Batu Hiu.

Pantai Batu Hiu adalah salah satu pilihan menarik lainnya sebagai destinasi wisata di Pangandaran. Lokasinya terletak di Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, kurang lebih 14 km dari Pangandaran ke arah Selatan. Pantai ini memiliki panorama yang indah, selain pemandangan ombak yang saling susul. Di pantai ini juga terdapat pusat penangkaran penyu laut yang bebas kita kunjungi.

pintu masuk kepala hiu

Pantai Batu Hiu bukan lokasi yang tepat untuk berenang, melainkan tempat untuk bersantai, setelah Anda dan rombongan lelah terkuras menikmati pesona underwater Pangandaran atau trekking di Taman Wisata Alam & Cagar Alam Pangandaran. Ada banyak tempat teduh yang disediakan untuk duduk bareng menikmati pesona dan ganasnya ombak Batu Hiu, bagi pecinta fotografi, pastikan anda membawa semua perlengkapannya.
Pintu masuk utama adalah sebuah gua yang berbentuk kepala Hiu besar, ketika Anda berada di dalam gua seolah-olah Anda sedang berada di dalam rahang hiu, dengan banyak gigi yang tajam.
Di atas bukit, Anda dapat menyaksikan dan mendengarkan gemuruh gelombang besar bergulung ke bawah dan menghancurkan batu pantai. Tempat ini dihiasi oleh pepohonan Pandan Wong (semacam palem) yang cantik. Di Batu Hiu terlihat pesonanya saat matahari mulai redup, menjelang senja berpendarnya matahari menjadi daya tarik tersendiri.

Konservasi Penyu Di Batu Hiu

sea turtle conservation
Sempatkan untuk melakukan kunjungan ke area Konservasi Penyu Laut yang lokasinya tidak jauh dari pantai, cukup berjalan kaki sepuluh menit anda sudah berada di lokasi Kelompok Pelestari Biota Laut (KPBL) Batu Hiu.

Kelompok Pelestari Biota Laut (KPBL) Batu Hiu berdiri atas inisiatif Bapak Didin yang didasari keprihatinan atas semakin maraknya perburuan dan pengambilan penyu untuk konsumsi maupun perdagangan, dengan memburu penyu dewasa hingga telurnya di awal tahun 80-an. Semua inisiatif atas idealisme Pak Didin dibangun atas dasar swadaya dan swadana hingga saat ini.

lokasi untuk berphoto penyu

Tidak dipungut biaya apapun untuk bisa melihat dari dekat penyu, hanya tersedia sebuah kotak kayu jika anda berniat mendonasikan secara sukarela untuk mendukung aktivitas beliau dan kelompok dalam perlindungan satwa langka di Indonesia.

Video Pantai Batu Hiu Pangandaran

Explore Pangandaran
open trip explore bromo

2.03.2015

Penangkaran Penyu di Pantai Batu Hiu

penyu laut batu hiu
Pantai Batu Hiu merupakan salah satu destinasi wisata ketika anda berkunjung ke Pangandaran. Tepatnya terletak di Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, kurang lebih 14 km dari Pangandaran ke arah Selatan. Pantai ini memiliki panorama yang indah, selain pemandangan ombak yang saling susul. Di pantai ini juga memiliki bukit karang yang cukup besar ditumbuhi rerumputan dan pohon Pandan Wong.

Bukit ini memiliki gerbang berbentuk mulut hiu yang terbuka lebar, jadi ketika kita ingin menaiki bukit tersebut seolah-olah kita masuk kedalam mulut hiu. Ketika berada diatas bukit kita disambut dengan sejuknya angin yang berhembus tiada henti dan pemandangan samudra Indonesia yang luas.
Ada beberapa bagian bukit yang menjorok kearah laut dan dibagian terluar dibuat gazebo untuk menikmati pemandagan laut dengan ombaknya yang saling bersambut
Tidak jauh dari pantai terlihat sebongkah karang yang menjulang keatas, ketika air pasang karang ini berbentuk seperti sirip hiu jika dilihat dari atas bukit, karna itulah mengapa pantai ini dinamakan pantai batu hiu.

Bukit karang yang menjorok di Batu Hiu
Sayangnya dipantai ini kita sulit untuk berenang, karena cukup banyaknya ubur-ubur di pantai ini. Namun kita tidak perlu khawatir jika hanya sekedar bermain ditepi pantai.

Inisiatif mandiri peduli dengan Penyu Laut

tukik, anak penyu
Jangan sampai terlewatkan untuk berkunjung melihat penangkaran penyu yang hanya ada dipantai ini. Uniknya penangkaran penyu ini hanya dikelola oleh satu orang dengan keluarganya yang peduli dengan habitat laut, beliau mendedikasikan dirinya untuk kelangsungan hidup hewan yang sudah langka ini. Peran pemerintah belum dirasakan oleh beliau selama dari tahun 1982 sampai dengan saat ini.

Hanya mengandalkan rasa peduli akan pentingnya ekosistem alam beliau tidak pernah mengeluh dan memohon bantuan dari pihak manapun untuk ratusan ekor penyu yang ada dipenangkarannya. Cita-cita beliau sangat sederhana, ingin cucu dan cicitnya bisa mengenal penyu bukan dari cerita atau gambar, namun bisa melihat langsung bahkan menyentuhnya.

pak didin dan pengunjung
Untuk melihat penangkaran penyu ini kita tidak dipungut biaya apapun oleh pemiliknya. Begitu memasuki halamannya, beliau langsung menyambut dengan senyuman hangatnya dan langsung mengantarkan kita untuk mengenal penyu-penyu yang ada di penangkarannya,  Pengalaman beliau dan informasi yang dimilikinya membuat kita banyak mendapatkan ilmu dan pentingnya menjaga habitat laut demi kelestariannya.
Ada kotak persegi berwarna hitam dengan lubang kecil yang ada didekat pintu masuk, dan diatasnya tertulis pemberian anda untuk membantu membeli makan penyu-penyu disini.
Sangat wajar kita memberikan sedikit apa yang kita miliki dari apa yang telah kita dapat didalamnya. Yang ia lakukan adalah untuk keseimbangan alam dan ekosistem laut, layaknya dapat perhatian dan dukungan dari kita semua.
Explore Pangandaran
open trip explore bromo