2.20.2016

Sepenggal Kisah Sejarah Pangandaran Jawa Barat

menikmati pesona pagi di pantai timur pangandaran
Desa Pananjung, pada mulanya adalah perkampungan nelayan yang dibuka dan ditempati oleh masyarakat Sunda. Mereka berdatangan ke tempat ini karena alasan yang sama, kemurahan alam dan lautnya untuk memenuhi kebutuhan penghidupannya yaitu ikan. Diuntungkan oleh perairan lautnya yang tenang dan kaya akan sumberdaya perikanannya, gelombang lautnya yang kecil sehingga memudahkan para nelayan mencari ikan.

Diuntungkan oleh kondisi alamnya Pangandaran memiliki semenanjung atau tanjung, daratan seluas 497 ha yang menjorok kelaut yang akhirnya juga berfungsi menghadang laju ombak samudra Indonesia yang kuat. Situasi ini yang menjadikan perairan pantai-pantai di Pangandaran lebih tenang dan landai. Kondisi seperti inilah yang menjadikan para nelayan merasa aman untuk menyandarkan perahunya, masyarakat Sunda menyebutnya dengan "Andar". Tidak hanya nelayan setempat, banyak juga para pendatang yang awalnya sekedar singgah dan istirahat namun akhirnya merasa betah dan menetap di Pangandaran.
Tanjung adalah daratan yang menjorok ke laut, atau daratan yang dikelilingi oleh laut di ketiga sisinya atau kebalikan dari Teluk. Tanjung yang luas disebut sebagai semenanjung atau jazirah.
Nama Pangandaran diambil dari "Pangan" dan "Daran", pangan berarti sumber makanan dan daran adalah pendatang. Pangandaran yang awalnya bagi pendatang sebagai tempat bersandar untuk beristirahat, akhirnya menetap dan menjadikan sebagai sumber pangan untuk penghidupannya.

perahu para nelayan yang berubah fungsi menjadi perahu wisata pangandaran jawa barat
Nelayan Pangandaran saat ini tidak saja menikmati keberkahan sumberdaya lautnya, sebagai tujuan populer untuk pariwisata di Jawa Barat para nelayan bisa memanfaatkan perahu penangkap ikannya sebagai perahu wisata khususnya saat musim ikan sedang pasang surut.
Sedangkan makna dari Pananjung, memiliki sejarahnya sendiri, kata Pananjung ini merupakan sebuah gambaran tentang melimpahnya sumber daya alam di daerah tersebut. Dengan arti lain bahwa pantai Pangandaran ibarat surga bagi siapapun yang tinggal di daerah tersebut. “Istilah Pananjung ini dinamai oleh sesepuh terdahulu di Pangandaran, diambil dari bahasa sunda yang bermakna “Pangnanjung-nanjungna” (paling subur atau paling makmur)”.

Sejarah Kerajaan Pananjung

Taman Wisata Alam dan Cagar Alam Pananjung
Taman  Wisata Alam & Cagar Alam Pananjung saat ini, kerap menjadi salah satu obyek wisata pilihan saat berkunjung di Pangandaran, Para peserta Open Trip dari penjuru Nusantara sedang menikmati pemandangan dan mempelajari hidupan liar di wilayah konservasi.

Pangandaran Saat Ini, Tujuan Wisata Populer Jawa Barat

aktivitas bersepeda unik keliling pangandaran
Berbagai alternatif usaha masyarakat setempat turut terdongkrak akibat aktivitas wisata di Jawa Barat yang semakin kondusif. Masyarakat nelayan kini memiliki banyak alternatif sumber pendapatannya, salah satunya adalah menyewakan sepeda kepada para wisatawan.
Explore Pangandaran
open trip explore bromo

Posting Komentar

Silahkan Booking melalui formulir komentar dibawah ini, dan jangan lupa tinggalkan alamat e-mail atau
kontak telepon/WA +62 83-878-300-500 untuk segera bisa kami hubungi.