Tampilkan postingan dengan label banyu sagara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label banyu sagara. Tampilkan semua postingan

5.24.2016

Jus Honje, Minuman Khas Pangandaran

wisata kuliner pangandaran
Hanya masyarakat Pangandaran yang dikenal baik bisa mengolah Honje menjadi sajian lokal yang unik dan memperkaya resep masakan dan minuman Nusantara. Resep sup ikan khas Pangandaran Pindang Gunung dan minuman segar Jus Honje, keduanya menggunakan bahan dasar rempah Indonesia, Honje atau Kecombrang (etlingera hemisphaerica) yang memiliki cita rasa unik dan berbeda dibanding dengan jus-jus lainnya.
Jus Honje atau Kecombrang. Bunga yang baunya tajam ini ternyata bisa dibuat jus. Rasanya tetap tajam dan masam. Tapi karena digulai, manis jadinya. After tastenya getahnya terasa. Tetap enak!!

Honje, Bunga Dengan Banyak Nama Nusantara

Bagian yang paling dikenal dari Honje adalah bunganya dan di Nusantara dikenal dengan banyak nama-nama lokal. Bunga Kecombrang di Jawa, Honje disebut bunga kencong atau kincung di Sumatra Utara, bongkot di Bali, asam patikala di Kalimantan Selatan, asam cekala di Tanah Karo, jaung di Kalimantan Timur, sedangkan di Malaysia, bunga honje disebut bunga kantan, dan dalam bahasa Inggris disebut torch ginger. Honje juga mempunyai nama latin yaitu Etlingera elatior, dan sinonim lainnya adalah Nicolaia elatior, Alpinia magnifica, , Phaeomeria speciosa, Phaeomeria magnifica, Nicolaia speciosa dan Alpinia elatior.

Honje dan Dunia Kuliner

Lazimnya, rempah khas Indonesia ini bagian bunganya banyak di manfaatkan sebagai bahan campuran atau bumbu masak aneka resep Nusantara. Kuntum bunga ini sering dijadikan lalap atau direbus lalu dimakan bersama sambal.

Di Jawa Barat, kuntum bunga ini seringkali dilalap atau direbus dan dimakan dengan sambal atau sebagai bahan campuran sayur asam dan pepes ikan. Di daerah Banyumas, honje yang dikukus juga dijadikan sebagai bahan campuran pecel. Nasi Megana di Pekalongan juga menggunakan bunga honje yang diiris-iris sebagai bahan campuran urap. Masakan Batak populer, Arsik Ikan Mas, menggunakan honje sebagai bumbu yang sangat penting. Bunga honje juga dapat dimakan sebagai pecal seperti yang sering dilakuan orang-orang di Tapanuli Selatan.

Jus Honje, Pilih Yang Fresh atau Kemasan

Honje yang dijadikan sebagai minuman jus ini berbeda dengan jus yang biasa digunakan sebagai penyedap masakan. Honje yang biasa digunakan untuk masakan biasanya berwarna merah muda, sedangkan honje yang dimanfaatkan untuk minuman jus ini berwarna merah tua atau yang sering disebut dengan nama honje laka.

wisata kuliner pangandaran

Dengan menggunakan honje laka yang berwarna merah tua, maka hasil jusnya akan lebih menarik karena warna minumannya akan lebih merah daripada menggunakan honje yang biasa digunakan untuk masakan yang berwarna merah muda.

Kini, selain tersedia jus honje dalam kemasan, pengembangan lanjutannya adalah sirup honje. Anda bisa bawa sebagai oleh-oleh di rumah atau minuman selama perjalanan dan wisata di Pangandaran.

Kecamatan Mangunjaya adalah penggagas awal dalam pembuatan resep honje sebagai minuman segar dalam kemasan, tapi saat ini sentra pengolahannya sudah menyebar di beberapa kecamatan lain Pangandaran, Kecamatan Parigi dan Cijulang aktif ambil bagian juga dalam pengolahan bunga honje ini menjadi berbagai macam bentuk minuman siap saji.
Explore Pangandaran
open trip explore bromo

9.18.2015

Karedok Leunca ala Banyu Sagara

karedok leunca
Masyarakat Pangandaran, lebih banyak didominasi oleh Suku Sunda, yang kita semua kenal dengan keahliannya mengolah bahan-bahan mentah, jenis sayur-sayuran yang diolah tanpa dimasak menjadi aneka makanan yang lezat dan nikmat, sebut saja diantaranya adalah lalapan dan karedok.

Karedok adalah salah satu resep tradisional khas Sunda, dan diolah dari bahan-bahan sayuran mentah seperti kol, kacang panjang, daun kemangi dan terong. di masyarakat Sunda sendiri mengenal beberapa macam karedok, di antaranya adalah karedok biasa (sayuran), karedok leunca, dan karedok kacang panjang. Karedok yang lebih banyak dikenal masyarakat umum adalah karedok sayuran.

"Tapi kenapa dinamai dengan Karedok yah?, seperti nama daerah atau perkampungan saja..?" memang demikian kisah dan legendanya. Kisahnya resep makanan Karedok ini berasal dari Desa Karedok, yang berada di Kecamatan Jati Gede, Kabupaten Sumedang. Asal usul Desa Karedok konon berawal dari sebuah perkampungan yang terletak di seberang Sungai Cimanuk. Daerah ini dulunya merupakan wilayah Sumedang Larang atau Negara Mayeuti (sebutan orang pada saat itu).

Resep Karedok Leunca ala Banyu Segara

tumis kangkung kuliner sunda nikmatnya karedok leunca
Membuat sendiri resep Karedok Leunca sangatlah sederhana, karena bahan dasarnya hanya menggunakan Leunca atau Ranti (Solanum nigrum L.) dan Kemangi atau surawung secukupnya sebagai penambah rasa dan selera. Untuk membuat sendiri dirumah anda bisa mencoba resep Umi atau resep masakan kreatif. Dari sisi nutrisi, jelas sekali karedok itu sangat sehat, karena semua sayuran itu tidak dimasak terlebih dahulu sehingga kandungan gizinya masih utuh.

Tapi bagi anda yang sudah berada di Green Canyon (Cukang Taneuh), hanya berjarak kurang lebih 500 meter dari parkir timur menuju arah Pangandaran, anda akan menemukan restauran lokal "Banyu Sagara" yang sangat terkenal dengan goyang lidah segala resep sambal pedas ala Sundanya.

ikan bakar banyu sagara

Banyu Sagara, menyajikan beragam menu ikan bakar (laut dan tawar), aneka seafood, ayam bakar dan aneka masakan Sunda. Nasi Liwet dan Sambal Dadakannya juara...

Dengan fasilitas parkir yang cukup memadai, ruang makan lesehannya sanggup menampung lebih dari 100 orang. Team Go Green Canyon pun jadi langganan santap siang selepas kegiatan Body Rafting seharian..


Explore Pangandaran
open trip explore bromo

9.17.2015

Pindang Gunung, Sajian Khas Pangandaran

pindang gunung pangandaran
Pangandaran, tidak saja terkenal dengan pesona pantainya, melainkan juga dengan sumberdaya lautnya yang melimpah. Beberapa jenis yang kita kenal adalah ikan Bawal, Kakap atau Tongkol. Namun jika disajikan dengan resep dan menu ala restaurant sea food seperti saus asam manis, bumbu padang atau jadi ikan bakar pasti udah biasa saja rasanya, di kota-kota besar juga banyak berjejer yang menawarkan resep tersebut.

Nah, di Pangandaran ada sedikit yang beda, resep "Pindang Gunung" namanya, dari namanya aja pasti timbul pertanyaan emang kita mau makan Pindang di Gunung? atau emang bisa Gunung di pindang? hehehe

Pindang Gunung adalah sejenis sup ikan berkuah dengan bumbu khas Sunda. Pindang gunung merupakan sajian khas yang turun-temurun dinikmati oleh masyarakat di sekitar Pantai Pangandaran. Hidangan khas masyarakat Pangandaran itu menggunakan rempah-rempah tradisional. Ikan kakap merah diolah bersama racikan bumbu yang tidak hanya wangi, tetapi juga kaya rasa.

Honje? adalah Rahasianya..

Rahasia kelezatan pindang gunung terletak pada bumbu kuncinya yaitu honje atau kecombrang dan daun kedondong sebagai penyedap. Honje digunakan untuk menambahkan cita rasa segar-segar asam. Pada zaman dahulu, pindang gunung aslinya dimasak dengan kedondong muda dan daunnya. Hasilnya adalah sajian pindang gunung yang menggoda nikmat sekali disantap selagi panas selepas berenang di pantai.

Saat pindang gunung terhidang di depan meja makan, aromanya pasti mengundang selera. Asam segar pedas bersatu dengan serai, daun ruku-ruku, dan lengkuas, membuat setiap suapan potongan kakap berpadu dengan harum kuah pindang gunung.

Saat masih hangat, Pindang Gunung sangat nikmat. Paling pas dinikmati tanpa nasi. Santap juga daun kedondong dan ruku-rukunya, teksturnya lembut dengan cita rasa asam dan segar yang kuat.

Resep Sunda sejak Jaman Doeloe Kala

Pindang Gunung merupakan resep Sunda buhun yang cukup terkenal di kawasan Priangan Timur sejak masa lalu dan mulai populer kembali saat Pangandaran menjadi Daerah Otonom Baru dengan nama Kabupaten Pangandaran dari tahun 2013. Akhirnya para wisatawan pun mulai digiring untuk mencoba dan mencicipi menu baru andalan khas Pangandaran ini.

Pindang Gunung di Banyu Sagara

kuliner khas pangandaan, pindang gunung
Untuk mencari rumah makan yang menyajikan Pindang Gunung, Lokasinya tidak jauh dari dermaga perahu Green Canyon, anda tinggal jalan kaki dari parkir timur Green Canyon sekitar 500 meter dan akan menemukan restauran lokal Banyu Sagara langganan kita. Asik kan... abis Body Rafting seharian di sungai Cijulang, selepas bersih-bersih kita tutup aktivitas wisata dengan kuliner khas Pangandaran.

Penasaran yak? nah tunggu liburan berikutnya dan jadikan Pangandaran atau Green Canyon sebagai destinasi wisata anda berikutnya dan jangan lupa jadikan Pindang Gunung sebagai menu yang ikut hadir menemani acara wisata anda..
Explore Pangandaran
open trip explore bromo